Showing posts with label sebuah hati. Show all posts
Showing posts with label sebuah hati. Show all posts

Monday, September 12, 2011

perjalanan asa

Pic.google

Matamu,jendelaku menuju negeri para peri menari dan bernyanyi. Dan aku jatuh berulang kali. Cinta.

Senyummu, lembah aku menikmati kabut sambil menyusuri waktu yang seakan hilang saat jemari bertaut.

Hatimu, tempat berteduh paling teduh dari segala lelah dan ketika rindu mulai menata gelisah. Yang mengajarkan aku untuk mengerti bahwa kesedihan adalah kebahagiaan yang sedang mencari jalan pulang.

Thursday, March 24, 2011

kembali




Senja di tempat ini masih sama. Di café tempat kita biasa duduk berlamalama mendetik waktu. Bercangkircangkir kopi kita tandaskan sebagai penawar gigil dan kebekuan. Hari ini senja masih tersisa, ia menempel pada gedunggedung kota dengan keletihan yang sama. Langkahlangkah kaki mereka yang menikmati jingga selalu berirama dan senja selalu menghadirkan cerita berbeda.

Rindu, telah membawaku kembali ke sini menikmati cerita senja dan secangkir kopi yang hampir tandas menyisakan ampas. Diburu dan memburu ribuan mimpi membuatku tibatiba terasing dari nyata. Menjejak kita membuatku merasa ada dan mengingatmu adalah penawar luka.  

tentang pagi, kau, aku dan cerita baru

Sudahlah,haripun berlalu dan waktu telah berganti,
Mengapa masih kau pertahankan sisa senggal nafas di ujung rembang petang?
Bidadari yang kelak kau daulat menjadi pemilik hati telah tenggelam bersama matahari senja meninggalkan patahan yang kau sebut cinta.
Lelaplah barang sejenak dan kicau burung pagi kan bangunkan kau dari segala lelah. Dan ini adalah pagi tempat semburat senja yang tiba lebih awal mengabarkan segala harapan. Semburat luka yang tabah akan hilang di halaman depan rumah tempat sambut segala kisah tentang kepergian dan kepulangan. Ini tentang pagi,percayalah kelak kau akan nikmati dan berharap musim pagi tak akan berganti. Ini tentang pagi dan segala pesona keindahannya yang tak hanya dimiliki oleh senja. Ini tentang pagi, kau, aku dan cerita baru.

Tuesday, September 7, 2010

Hujan pagi ini


Sepagian ini hujan menyapa bumiku
Merinai lembut diantara senyapnya pagi
Ia membawa kembali sejumput kenangan yang sempat ku curi simpan
Kenangan tentang kita dan hujan
Bersama sang bayu yang menghembuskan dinginnya
Kutitipkan salam kebahagiaan bagimu
Sedang apa kamu yang di sana?
Adakah sepagian ini hujan juga menyapa bumimu?

Friday, May 21, 2010

tentang sebuah hati

Mencoba menelaah perjalanan dari sebuah hati
Yang kerap tersandung godaan duniawi.
Sebuah hati yang kadang menjatuhkan air mata karena mencintai makhluk Tuhan dengan sangat,
Sebuah hati yang tak sempurna mencintai Sang Pemilik Cinta sesungguhnya
Sebuah hati yang rapuh yang mengiba akan Cinta Abadi
Sebuah hati yang berusaha untuk menghijabi hatinya dengan Cinta Ilahi
Ku mohon dengan sangat padaMu
Wahai Pemilik Hati
Pemilik Cinta Abadi,
Jika ku goyah kuatkan ku dalam langkah
Untuk terus setia dalam barisan hambaMu yang selalu rindu akan CintaMu
Jika kau tegur aku dengan ujianMu
Bimbing aku dengan sabdaMu
Wahai Rabb Maafkanlah Aku…

Wednesday, May 5, 2010

ku titipkan pada Mu

Ku titip rindu ini pada Mu
Kelak jika Engkau mengijinkan
Sampaikanlah pada jiwa
Yang juga menitipkan rindunya pada Mu

Jika saat itu hadir
Biarkan mereka melebur berbaur
Menikmati kemenangan panji-panji rindu
Yang berteriak lantang

Dan kan ku bisikan padanya
aku ingin terus menggandeng tangannya
Dan terus melenggang di jalan raya kehidupan itu
Selamanya…

Monday, November 30, 2009

hey

hey

do

you

hear

me???

i am

calling

you....


Wednesday, September 23, 2009

sajak sepotong kenangan tentang hujan

Aku teringat sepotong kenangan tentang hujan
Yang harum pernah kita nikmati bersama
Entah kenapa aku suka sekali hujan
Mungkin selalu tentang kamu
Yang selalu aku sebut dengan
“Man of rainy day”

Hujan selalu membuat ku tersenyum
Indah…karena pelangi akan segera muncul
Bukan hanya di cakrawala semesta
Tapi juga di cakrawala jiwa
Damai…

Hujan mulai kembali menyapa
Kini dia sambut bukan dengan senyuman
Karena untuknya hujan menyapa jiwa2 yang berduka
Yang inginkan hadirnya segera reda
Basuh mendung di batas cakrawala

Karena sepotong kenangan tentang hujan
Selalu tentang kamu……

Saturday, September 19, 2009

ggggrrrhhhhhhhhh

untuk sebuah nama
yang pernah ada menuliskan sebuah cerita

Thanks for being my part...

Monday, August 31, 2009

untuk mu

selamat meneruskan perjalan
aku berhenti untuk memberimu jeda
dan tinggal sejenak untuk mempersiapkan bekalku
nikmati perjalananmu
biar ku lintasi sisa tujuan kita
sendiri...

Wednesday, August 19, 2009

cry for those heart


Kulukiskan kembali sebuah ingatan
Yang mungkin telah terlupakan
Jauh dulu…
Menapaki kembali sebuah lintasan
Yang bernama kenangan
Membawa kembali sebuah cerita
Yang tertulis dengan tinta dinamakan cinta
Menapaki bias masa lalu yang enggan beranjak
Menari-nari di langit jingga alam khayal
Menikmati sebuah bianglala kehidupan yang nyata seakan semu
Ajari aku bangkit dari jatuh ini
Ajari aku tersenyum dalam luka ini
Ajari aku bernafas tanpa mu


Thursday, August 13, 2009

:(

dia tersenyum di ujung hari yang melelahkan
berbagi cerita hari dan cerita hati yang kian bersemi
aku mencintaimu...begitu kata hati yang semakin terusik
tanpa sempat untuk dilantunkan oleh sang hati

kini hati itu bersekutu dengan rindu
selalu...
bergumul dengan hari yang kian membisukan hadirnya

entah kapan akan kembali
dan melanjutkan lantunan yang kian sayup


Monday, July 27, 2009

tak tau lah ini apa

ku tau ini semua salahku
salah yang membawaku pada sebuah titik
yang dinamakan dengan perpisahan

aku tau bukan kau tidak mau mengerti
bukan pula kau tidak berusaha memahami
tetapi hanya saja aku terlalu rapuh
untuk dapat kau selami

maafkan aku atas ketidakmengertianku
maafkan aku atas kepergianmu
maafkan aku jika rasa ini untukmu

bingung

aku merasa memiliki
tanpa aku pernah tau apa yang aku dapatkan
namun pada akhirnya jika itu harus pergi
pantaskah aku tangisi?
karena aku merasa kehilangan
tanpa aku tau apa yang pernah aku miliki

Wednesday, June 17, 2009

selamat datang luka

entah kenapa mengganjal sekali rasanya
ketika semuanya berawal dengan sebuah sapa dan senyum
kini harus berakhir tanpa sepatah kata dan lambaian tangan

berjalan dengan satu tujuan yang sama
di hiasi mimpi-mimpi hati
kini harus terkotak dalam imaji yang tak tersentuh

selamat datang luka...
bahagia hanya pergi untuk sesaat
ia akan datang kembali setelah sedih menyapa
karena tak ada yang abadi...
dan luka serta bahagia akan datang silih berganti...